Halodunia.net – INAPGOC akan menggelar kirab obor atau Torch Relay Asian Para Games 2018, sebagai usaha memeriahkan atmosfer masyarakat Indonesia. Nantinya kirab obor akan melewati sembilan kota di Tanah Air.

Asian Para Games 2018 akan resmi dibuka dengan seremonial pada 6 Oktober dan berlangsung hingga 13 Oktober 2018. Sebanyak 568 medali emas akan diperebutkan dari 18 cabang olahraga.

Tidak berbeda dengan Asian Games 2018, Asian Para Games juga melakukan tradisi kirab obor sebelum dibuka resmi. Agenda ini akan dimulai pada, Rabu (5/9/2018).

Kirab obor dimulai dari Grobogan, dengan pengambilan Api Abadi Mrapen. Lalu akan berakhir di Gelora Bung Karno Jakarta, yang merupakan pusat penyelenggaraan ajang multi-sport kaum difabel tersebut.

Berikut jadwal kirab obor atau Torch Relay Asian Para Games 2018

1. Grobogan, Jawa Tengah (5 September)
Api Abadi Mrapen di Grobogan-Tugu Batas Kota antara Solo dan Karanganyar.

2. Solo, Jawa Tengah (5 September)
Jalan Kolonel Sugiyono–Jalan Sumpah Pemuda-Jalan Brigjend Katamso-Jalan Tentara Pelajar (Tugu Jembengan)-Jalan Insinyur Sutami-Jalan Ir. Djuanda-Jalan Urip Sumoharjo (Pasar Gede)-Jalan Sudirman (Putar Balik)-Balaikota Solo-Benteng Vastenburg.

3. Ternate, Maluku Utara (9 September)
Kedaton Sultan Ternate-Lapangen Salero-Jalan Sultan M. Djabir Syah-Lapangan Landmark-Jalan Pahlawan Revolusi-Pantai Falajawa-Jalan Ahmad Yani-Jalan Arnold Manahutu-Jalan Seruni-Jalan Yos Sudarso-Eks Kantor Walikota Ternate-Gelora Kieraha.

4. Makassar, Sulawesi Selatan (12 September)
Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Haji Bau-Jalan Somba Opu-Jalan Penghibur-Jalan Ahmad Yani-Lapangan Karebosi.

5. Denpasar, Bali (16 September) Rumah Jabatan Gubernur Bali-Jalan Suropati-Jalan Kapten Agung-Jalan Letda Made Putra-Jalan PB Sudirman-Jalan Dewi Sartika-Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol-Jalan Thamrin-Jalan Wahidin-Jalan Setiabudi-Jalan Cokroaminoto-Jalan Gatot Subroto Tengah dan Timur-Jalan By Pass Ngurah Rai Nusa Dua-Jalan Hang Tuah-Jalan Puputan-Jalan Kusuma Atmaja-Lapangan Renon Barat.

6. Pontianak, Kalimantan Barat (19 September)
Pendopo Balaikota Pontianak-Jalan Rahadi Oesman-Jalan Pak KasihJalan Hasanuddin-Jalan KH. Wahid Hasyim-Jalan A. Dahlan-Jalan A. Yani-Jalan Veteran-Jalan Gajah Mada-Jalan Pattimura-Jalan Diponegoro-Jalan Tanjung Pura-Jalan Rahadi Oesman, dan Alun-Alun Kapuas

7. Medan, Sumatra Utara (23 September)
Pendopo Walikota-Jalan Raden Saleh-Jalan Imam Bonjol-Jalan Juanda-Jalan Brigjend Katamso-Jalan Pemuda-Jalan Balaikota-Simpang Jalan Taman Merdeka-Lapangan Merdeka.

8. Pangkal Pinang, Bangka Belitung (26 September)
Jembatan Emas-Jalan Depati Hamzah-Jalan Soekarno Hatta-Alun-Alun Taman Merdeka.

9. DKI Jakarta (30 September)
Balaikota DKI Jakarta-Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MH. Thamrin, Bunderan HI-Jalan Imam Bonjol-Jalan HOS Tjokroaminoto-Jalan HR. Said-Jalan Cassablanca-Jalan Abdullah Syafe’i-Jalan Jatinegara Barat-Jalan Matraman-Jalan Salemba Raya-Jalan Kramat Jaya-Jalan Gunung Sahari-Jalan Mangga Dua Raya-Jalan Mangga Besar-Jalan Gajah Mada-Jalan Majapahit-Jalan Merdeka Barat-Jalan MH. Thamrin-Bunderan HI-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Pintu 1 Senayan-Gelora Bung Karno.(hy/mrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here