Jakarta, 17 Desember 2019,–Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., memimpin delegasi TNI AL sekaligus sebagai tuan rumah Navy to Navy Cooperation Meeting (NTNCM) ke-10 antara TNI AL dan The Philippines Navy, awal pekan ini di Surabaya.

Rangkaian kegiatan pertemuan Angkatan Laut kedua negara ini, diawali dengan Dinner Reception yang diselenggarakan pada hari Senin, 16 Desember 2019. Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama (Laksma) TNI Iwan Isnuwarto, M.A.P., M.Tr(Han)., Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (Wagub AAL) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Direktur Doktrin Kodiklatal Laksma TNI Antongan Simatupang, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi dan para Pejabat TNI AL di Wilayah Surabaya.

Selanjutnya pada Selasa 17 Desember 2019, sebelum pelaksanaan NTNCM, Ketua Delegasi The Philippines Navy, Commodore Sean Anthony U Villa bersama dengan delapan anggota delegasi lainnya melaksanakan Courtesy Call kepada Pangkoarmada II yang diterima oleh Kasarmada II Laksma TNI Iwan Isnurwanto.

NTNCM ke-10 ini digelar di Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumimoro, Surabaya. Setibanya di Gedung R.S. Soebijakto AAL, Ketua Delegasi The Philippines Navy disambut oleh Gordon Taruna dan para Pejabat Utama AAL. Dalam kesempatan ini Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto turut hadir dan mendampingi Asops Kasal.

Dalam sambutannya, Asops Kasal antara lain menyatakan bahwa Indonesia dan Filipina adalah sama-sama negara kepulauan yang saling bertetangga dan memiliki tantangan keamanan maritim yang serupa. “Untuk itu hubungan baik dan kerja sama antara kedua Angkatan Laut menjadi sangat penting”, ungkap Laksda TNI Didik Setiyono.

Senada dengan Asops Kasal, Commodore Villa yang juga pernah mengenyam pendidikan di Seskoal tahun 2009 ini, menegaskan bahwa hubungan TNI AL dengan The Philippines Navy selalu terjaga dengan baik sepanjang sejarah keduanya.

Dalam NTNCM ini telah menghasilkan beberapa keputusan penting untuk meningkatkan kerja sama kedua Angkatan Laut di antaranya, peningkatan kompleksitas Latihan Bersama (Latma) Philindo, serta komitmen AL kedua negara untuk berpartisipasi dalam kegiatan internasional yang akan diselenggarakan oleh kedua Angkatan Laut, yaitu International Fleet Review di Manila pada bulan Mei 2020 bertepatan dengan Western Pacific Naval Symposium, serta Multilateral Naval Exercise Komodo dan International Fleet Review pada bulan Agustus 2020 di Indonesia dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75.

Selain itu, Angkatan Laut kedua negara juga menyepakati program Working Group untuk menyusun Standard Exercise Procedure Korps Marinir sebagai titik tolak pembangunan kerja sama antara Korps Marinir TNI AL dan Korps Marinir The Philippines Navy.

Pada kesempatan ini juga, Asops Kasal mengundang Direktur Pembangunan Kapal PT. PAL Indonesia, Bapak Turitan Indoyo untuk mempresentasikan perkembangan kemampuan PT. PAL Indonesia dan penawaran beberapa produk unggulan kepada The Philippines Navy. Seperti telah diketahui bersama, The Philippines Navy memesan dua kapal angkut amfibi jenis Strategic Sea-lift Vessel dari PT. PAL Indonesia dan telah diserahkan pada tahun 2016 dan 2017 yang lalu.

Delegasi The Philippines Navy nampak antusias dan melontarkan sejumlah pertanyaan. Commodore Villa menyatakan akan melaporkan hal ini kepada pimpinan tertinggi The Philippines Navy untuk mempertimbangkan produk PT. PAL Indonesia sebagai salah satu pilihan dalam program modernisasi kekuatannya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatangan minutes of meeting dan pertukaran plakat oleh kedua Delegasi, dan pada kesempatan ini pula Danpasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi secara khusus menyerahkan cinderamata kepada Chief of Staff The Philippines Marine Corps yang menjadi anggota delegasi sebagai simbol “Marine Brotherhood” di antara kedua pasukan pendarat tersebut.*(Dispenal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here