SURABAYA – Penganiayaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Surabaya, Sabtu (12/10/2019) lalu.

Kali ini korbannya seorang anak berinisial DAPW (14) yang merupakan pelajar SMP, ia dihajar tiga orang temannya di Jalan Karang Empat XI, Surabaya.

Pemicunya, karena korban terlambat mengembalikan motor milik DM, teman korban dan juga para pelaku.

“Saat itu, korban meminjam motor milik DM sekitar pukul 20.00 WIB, pamitnya mau pulang ganti baju sebentar di rumahnya, namun beberapa jam ditunggu tak kunjung kembali. Akhirnya DM meceritakan hal itu kepada tiga orang temannya (pelaku),” beber Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Didik Ariawan, Senin (14/10/2019).

Mendapat laporan DM, tiga pelaku yakni SBP (17) dan AB (15)  yang tinggal di Jalan Lebo Agung III Surabaya, serta MRR (13) yang tinggal di Jalan Karang Asem XIV Surabaya, mendatangi rumah korban di Jalan Lebak Jaya Surabaya, namun korban tak ada dirumahnya.

“Setelah itu tiga pelaku kembali ke kafe di Jalan Karang Empat XI. Tak Lama kemudian, korban datang hendak mengembalikan motor DM. Tak disangka, ketiga pelaku itu bersama-sama memukul dan menendang korban,” lanjutnya.

Pemukulan itu dilakukan hingga korban tak berdaya. DM kemudian melerai tiga temannya tersebut.

Tak terima telah dipukul, korban lalu melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tambaksari, Surabaya.

“Kami terima laporan itu dan langsung melakukan visum kepada korban. Anggota lainnya mengejar tiga pelaku pemukulan dan alhamdulillah bisa ditangkap pada Minggu (13/10/2019) sekitar pukul 01.20 WIB,” tandas Didik.

Hasil visum menunjukkan, korban mengalami luka memar pada kepala belakang, luka lecet pada siku kiri dan luka lecet pada pinggang kiri. Semuanya hasil benturan benda tumpul yakni tangan kosong dan gitar kecil.

Setelah sempat diperiksa, ketiga anak yang melakukan penganiayaan itu dilimpahkan ke Bapas kelas I Surabaya karena usianya masih di bawah umur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here