Jogosuroboyo.com,–Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, terpilih menjadi Ketua Umum PSSI,  periode 2019-2023. 

Iwan Bule mendapatkan 82 suara dari 86 pemilih dalam Kongres Pemilihan PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11).

Tak ayal, untuk kali pertama dalam sejarah sepakbola  nasional Ketua PSSI berlabel polisi.

Meski tidak lagi aktif dalam struktur kepolisian Republik Indonesia, Iwan Bule masih menjadi anggota kepolisian. Belum pensiun sebagai anggota Polri. 


Pria 57 tahun yang kini berpangkat Komisaris Jenderal atau bintang tiga tersebut dipersiapkan sebelumnya.

 Iwan Bule kini masih diangkat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional RI.

Posisi tertingginya di Kepolisian adalah mantan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Jakarta dan Asisten Operasi Kapolri pada 2016-2017.

Pada 2018, Iwan Bule juga ditunjuk sebagai pejabat sementara Gubernur Jawa Barat.


Pria kelahiran Tanah Abang ini lebih banyak yang membantunya dalam bidang kriminal selama pengabdiannya di Polri.

 Namanya pernah melambung saat dia melaporkan kasus kontroversialnya mantan pengusaha Nasrudin Zulkarnaen yang menyeret  mantan Ketua KPK, Antasari Azhar.

Iwan Bule termasuk penggila ‘si kulit bundar’. Dia punya kedekatan khusus dengan klub Liga 1 Persib Bandung.


Pria yang terkenal sangat keras saat  masih memimpin Polda Metro Jaya ini masih menjadi salah satu jajaran Direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).

Salah satu yang menjadi misi di PSSI adalah tata kelola kompetisi bola nasional yang bersih dan transparan.

 Dia juga mengakui terus membicarakan kasus-kasus soal permainan skor di kompetisi profesional tanah air yang diusut Satgas Antimafia Bola Polri.

Sementara itu, Dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com beberapa waktu yang lalu, Iwan Bule tidak akan rebut jabatan dalam pimpinan PSSI. 

Dia bercermin dengan sosok Ketua Umum PSSI sebelumnya, Edy Rahmayadi yang kembali dari organisasi itu setelah menjadi Gubernur Sumatera Utara.

“Dia [Edy] mungkin memilih menjadi gubernur [dari Ketua Umum PSSI], dia memilih salah satu. Tapi jika saya komitmen sampai akhir jabatan,” ujar Iwan Bule.

“Pak Edy rangkap jabatan, saya saat ini belum menerima pensiun tetapi saya yakin akan diberikan kelonggaran. Saya pensiun pada April 2020, sekarang jabatan di Lemhanas tidak terlalu sibuk,” lanjutnya. 

Untuk memajukan Timnas Indonesia, Iwan Bule juga punya keinginan terkait pemain naturalisasi.

 Dia  tidak akan lagi merekomendasi naturalisasi para pemain asing yang sudah tidak lagi muda.

“Naturalisasi ini sudah menjadi diskusi saya. Jadi setelah saya bedah, ternyata memang [pemain naturalisasi Timnas Indonesia] berumurnya tua-tua ya,” kata Iwan kepada para awak media, seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu, 2 November 2019.


“Saya belum bisa menjanjikan, apakah akan berhasil atau dikeluarkankan. Yang jelas, tidak akan ditambah [pemain naturalisasi pemain]. Bagaimana pemain pemain naturalisasi tidak bagus, mengapa pemain kita [asli Indonesia] tidak dimaksimalkan?” katanya lagi. *(R1 Hee).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here