Jakarta – Keluarga merupakan basis awal sebuah pembangunan. Keluarga juga merupakan unit terkecil dari sebuah komunitas yang kita namai sebagai sebuah negara. Oleh karena, PKK memiliki peran penting dalam pembentukan keluarga. Hal inilah yang ditekankan Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D pada acara Pelantikan Ketua Umum TP PKK masa bakti 2019 – 2024 dan serah terima jabatan Ketua Umum TP PKK masa bakti 2014 – 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

“Peran penting PKK untuk lebih fokus lagi, bukan hanya di Kabupaten dan Desa, tapi fokus lagi ke yang lebih penting, yaitu keluarga. Keluarga adalah basis komunitas terkecil suatu bangsa, keluarga adalah basis pertahanan terakhir dari komunitas, sebaliknya keluarga juga menjadi pusat untuk pengembangan ke depan,” kata Mendagri.

Peran penting PKK untuk lebih fokus lagi, bukan hanya di Kabupaten dan Desa, tapi fokus lagi ke yang lebih penting, yaitu keluarga. Keluarga adalah basis komunitas terkecil suatu bangsa, keluarga adalah basis pertahanan terakhir dari komunitas, sebaliknya keluarga juga menjadi pusat untuk pengembangan ke depan,” kata Mendagri.

Dengan kuat dan sejahteranya sebuah keluarga, akan berdampak positif terhadap aspek lainnya.

“Begitu keluarga kuat dan sejahtera baru bisa berkembang untuk mempengaruhi yang lain. Formasi formal seperti PKK inilah yang khusus tugasnya mengurusi keluarga secara formal,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mendagri juga menekankan agar PKK bersiap menghadapi bonus demografi. Pasalnya, peran PKK sangat sentral dalam mempersiapkan tantangan tersebut, utamanya dalam memerangi stunting dan kemiskinan.

“Persoalan di negara ini suka atau tidak suka, kita mengalami dua masalah, yaitu bonus demografi dan tingkat harapan hidup. Peran PKK menjadi penting lagi karena PKK ini ada 10 bidang, program Bapak Presiden Jokowi terkait stunting dan kemiskinan harus diperangi merupakan bagian dari prioritas lima program Presiden,” imbuhnya.

Sebagai istri dari Mendagri Bapak Tito Karnavian, Ibu Tri Tito Karnavian yang dilantik sebagai Ketua Umum TP PKK juga diminta bekerjasama dalam mengembangkan amanah untuk bersama memberdayakan keluarga melalui PKK.

“Terakhir saya sampaikan kepada Istri saya, jangan bekerja sendiri karena tidak akan mampu, bekerjalah dengan para mitra, buatlah terobosan untuk masyarakat, karena masyarakat kita masih perlu lebih sejahtera dan diberdayakan,” pungkasnya.

Ibu Tri Tito Karnavian resmi dilantik sebagai Ketua Umum TP PKK periode Tahun 2019 – 2024 menggantikan Ibu Erni Guntari Tjahjo Kumolo yang telah menjabat pada periode Tahun 2014-2019. Pelantikan dan pisah sambut juga turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Desa PDTT, Ibu Kapolri, Ibu Bhayangkari, serta seluruh PKK di Indonesia.

Puspen Kemendagri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here