Dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas khususnya kejahatan jalanan, Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KY2D) di wilayah hukum Polsek Wonokromo tepatnya di Jl. Raya Gunungsari depan terminal Joyoboyo Wonokromo Surabaya, Sabtu (18/5/19).
Kegiatan Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonokromo (AKP CHRISTOPHER ADHIKARA LEBANG, S.I.K., S.H., M.Si) yang didampingi Kanit Lantas, Kanit Reskrim dan Kanit Binmas dengan jumlah kekuatan 12 Personil terdiri dari gabungan piket fungsi Polsek Wonokromo.
Adapun yang menjadi sasaran dalam pelaksanaan Operasi Cipta kondisi tersebut yaitu : Senpi, Sajam, Handak, Narkoba dan Miras serta kelengkapan surat – surat kendaraan.
Dalam pelaksanaan Operasi Cipta kondisi yang berlangsung sekitar 1 (satu) jam tersebut telah melakukan pemeriksaan terhadap pengendara / pengemudi baik kelengkapan surat – surat kendaraan maupun barang bawaan serta memeriksa jok sepeda motor dan bagasi mobil.
Dari hasil pemeriksaan 287 kendaraan terdiri dari Roda 2 sebanyak 170 unit dan Roda 4 sebanyak 17 unit telah dilakukan penindakan berupa tilang sebanyak 49 lembar. Sedangkan untuk sasaran Senpi, Sajam, Handak, Narkoba dan Miras serta barang – barang mencurigakan lainnya tidak ditemukan (Nihil).
Menurut Kapolsek Wonokromo, pihaknya akan terus meningkatkan Operasi Cipta kondisi di sejumlah titik – titik rawan terjadinya tindak kejahatan / kriminalitas khususnya di wilayah hukum Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya yang bertujuan untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan dan konvensional yang biasanya meningkat jelang hari raya Lebaran, “terangnya.
Dikatakan AKP CHRISTOPHER bahwa Operasi Cipta Kondisi ini akan terus dilakukan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2019 mendatang dan menurutnya, anggota akan melakukan tindakan tegas untuk memberantas kejahatan jalanan serta tindak kejahatan lainnya yang sangat meresahkan masyarakat, “tegasnya.
Selain itu, menurut Kapolsek Wonokromo juga menjelaskan bahwa personilnya tidak hanya ditempatkan pada titik – titik rawan seperti tempat keramaian (Mall, Perbankan, Obyek Vital, Fasilitas umum), dan kemacetan arus lalu lintas, namun juga akan melakukan razia yang sifatnya selektif sesuai arahan dan atensi pimpinan untuk menanggulangi tindak kriminalitas dan kejahatan lainnya, “imbuhnya.
Ia menyampaikan bahwa Pos Pantau juga tetap digelar untuk memberikan rasa aman di tengah masyarakat, dimana Pos Pantau sifatnya dinamis untuk pencegahan, sehingga keberadaan petugas Kepolisian di tengah – tengah masyarakat dapat dirasakan oleh masyarakat, “pungkas Kapolsek Wonokromo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here