Beritapolisi.com – Jawa Barat, Kapolri JENDERAL Pol Prof. M. Tito Karnavian, Ph.D. bersama Panglima TNI MARSEKAL TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada Hari Sabtu 21 April 2018 pukul 09.00 WIB bertempat di Sudirman Ballroom Memberikan pengarahan kepada Seluruh Anggota TNI Polri di Wilayah Jawa Barat dan Banten.

Dalam kunjungannya Panglima TNI hadir didampingi oleh Pejabat Mabes TNI yaitu Asintel Panglima TNI, MAYJEN TNI Benny Indra Pujihastono, Aster Panglima TNI, MAYJEN TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A, dan Kapuspen TNI, MAYJEN TNI M. Sabrar Fadhilah. Turut Hadir Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, LETJEN TNI Tatang Sulaiman.

Sementara itu untuk Kapolri Hadir didampingi oleh Pejabat Utama Mabes Polri yaitu As Ops Kapolri, IRJEN Pol Drs. Deden Juhara, Sahli Sosek Kapolri, IRJEN Pol Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si, Karo Provost Divpropam Polri, BRIGJEN Pol Drs. Refdi Andri, M.Si dan Karo Penmas Divhumas Polri, BRIGJEN Pol Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H.

Kunjungan Kapolri di Jawa Barat dan Banten Wujud Soliditas TNI-Polri Dalam Rangka Menjaga Netralitas TNI- Polri (adhy/beritapolisi)

Pada pengarahan anggota TNI Polri di Sudirman Ballroom Bandung yang dimulai pada pukul 09.45 WIB dan berakhir pada pukul 13.00 WIB ini dihadiri juga oleh Pangdam III/Siliwangi, MAYJEN TNI Besar Harto Karyawan beserta pejabat Utama Kodam, Para Danrem serta Dandim Kodam III/Siliwangi, Kapolda Jawa Barat, IRJEN Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si beserta Pejabat Utama Polda Jabar dan Para Kapolres di wilayah Polda Jabar, dan Juga Kapolda Banten BRIGJEN Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. beserta Pejabat Utama Polda Banten dan Para Kapolres jajaran Polda Banten.

Selain itu Pejabat TNI Polri yang Turut Hadir Dalam pengarahan yaitu Dansesko TNI, LETJEN TNI (Mar) Raden Mas Trusuno, S.Mn., beserta Jajaran, Dankodiklat TNI AD, LETJEN TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., beserta Jajaran, Danseskoad, MAYJEN TNI Kurnia Dewantara beserta Jajaran, Danseskoau, MARSDA TNI Johanes Berchmans SW beserta Jajaran, Kasespim Polri, IRJEN Pol Drs. Wahyu Indra Pramugari, S.H., M.H., beserta Jajaran, Dankoharmatau, MARSDA TNI Dento Priyono beserta Jajaran, Dankorpaskhasau, MARSDA TNI T.Seto Purnomo beserta Jajaran. Serta seluruh anggota TNI Polri di Wilayah Jawa Barat dan Banten yang hadir di Sudirman Ballroom dengan jumlah kurang lebih 3100 orang.

Acara diakhiri dengan foto bersama dengan seluruh anggota TNI Polri yang hadir dalam pengarahan. Dalam pengarahannya, Panglima TNI mengulas tentang globalisasi yang terjadi diseluruh belahan dunia, yang telah memunculkan dampak negatif berupa penyebaran berita hoax.

Arahan kapolri (adhy/beritapolisi)

Arahan Kapolri JENDERAL Pol Prof. M. Tito Karnavian, Ph.D. tentang sistem politik internasional dan potensi Indonesia untuk menjadi negara dominan karena memiliki 3 syarat utama sebagai negara dominan yakni Jumlah penduduk yang besar, Sumber Daya Alam yang melimpah, dan Wilayah negara yang luas.

Baik Kapolri maupun Panglima TNI, juga menekankan pentingnya Polri dan TNI untuk menjaga soliditas, sinergisitas dan netralitas dalam pilkada. Kedua institusi ini dikatakan sebagai pilar utama perekat dan persatuan NKRI.

Selain itu Dalam pengarahanya Kapolri menyampaikan bebeberapa hal antara lain : Politik TNI dan Politik Polri adalah politik negara, TNI dan Polri merupakan harapan bangsa dan negara untuk mempertahankan kekuasan negara, karena TNI dan Polri memiliki kemampuan dari berbagai bidang serta merupakan organisasi yang terbesar karena anggotanya tersebar di seluruh daerah hingga desa di Indonesia, selain harapan bangsa dan negara terhadap TNI Polri yaitu untuk menjaga keutuhan NKRI, menjaga situasi keamanan negara yang kondusif sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat, pembangunan berjalan dengan lancar sehingga negara mampu bersaing dengan negara asing.

Kunjungan Kapolri di Jawa Barat dan Banten Wujud Soliditas TNI-Polri Dalam Rangka Menjaga Netralitas TNI- Polri (adhy/beritapolisi)

Dalam era demokrasi ini negara adalah milik rakyat, sehingga institusi harus mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Berdasarkan hasil survei, TNI menempati posisi pertama sebagai institusi yang dipercaya oleh masyarakat, yang kedua KPK serta Polri menempati sebagai posisi yang ketiga sebagai institusi yang dipercaya masyarakat.

Kapolri mengharapkan TNI Polri menjadi institusi yang utama dalam menjaga bangunan NKRI yang mampu bersaing dengan negara lain. Soliditas TNI Polri adalah mutlak, tidak kuat saat pelaksanaan pilkada saja melainkan harus kuat untuk kedepanya bahkan sampai kiamat TNI Polri harus solid, selain itu Kapolri mengharapkan TNI menjadi institusi yang kuat serta Polri menjadi institusi yang dipercaya publik. Kedepan kita akan menghadapi agenda yang besar baik berskala nasional maupun internasional yaitu ramadhan, Idul fitri, Asean Games serta pesta demokrasi selama TNI Polri selalu solid maka pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan aman serta yang utama adalah negara dapat bersaing, menjadi negara yang besar serta investor banyak yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Di Akhir Arahannya Kapolri menyampaikan dan menekankan bahwa Soliditas, Sinergitas dan Netralitas TNI Polri adalah Harga Mati. kegiatan diakhiri dengan foto bersama.(Adhy/Mardiaz K Dwihananto. Sik. Mhum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here