HaloDunia.Net,- LUWU.
Pemberitaan di sejumlah media yang menyatakan bahwa terdapat warga miskin di Desa Dampan, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, yang hingga saat ini belum jua mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah setempat, disikapi serius oleh Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu, Muhammad Ahkam Basmin

Keseriusan itupun diwujudkan Ahkam dengan melakukan kunjungan ke lokasi domisili warga yang dikabarkan miskin dan luput dari perhatian pemerintah tersebut, pada Senin, 16 September 2019. Bersama jajarannya di MPC-PP Kabupaten Luwu, Ahkam yang juga Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Kabupaten Luwu, tiba di lokus kunjungan sore jelang maghrib dan langsung menemui Kepala Desa Dampan, Enos Tumbiring.

“Saya sangat miris dan gelisah dengan adanya informasi yang publish di sejumlah media, bahwa di desa ini terdapat warga miskin yang sama-sekali belum pernah mendapatkan sentuhan perhatian dari pemerintah daerah. Sedihnya lagi, warga tersebut dikabarkan kehilangan rumah akibat musibah kebakaran tahun lalu. Dari itu, saya bersama rekan-rekan pengurus MPC-PP Luwu tergerak untuk berkunjung langsung sekaligus meng-konfirmasi hal ini ke bapak dan warga dimaksud”, tutur Ahkam ke Kades Dampan, Enos Tumbiring.

Usai mendengar seksama penyampaian Ahkam, Enos menjelaskan, warga yang dimaksud dalam pemberitaan media tersebut, bernama Hasbi. Lanjut dikatakan Enos, Hasbi merupakan warga Desa Dampan yang selama ini berprofesi sebagai petani dan memang tergolong kurang mampu, dan tahun 2018 lalu, sekira beberapa hari setelah lebaran Idul Fitri, tertimpa musibah kebakaran yang melalap habis rumah-tinggalnya. Dan pasca-musibah kebakaran tersebut, sambung Enos, Hasbi beserta istri dan anak-anaknya menempati sebuah rumah keluarga di wilayah Latuppa, Kota Palopo.

Enos menambahkan, meski tergolong miskin dan rumahnya di Desa Dampan telah ludes dilalap si jago merah tahun lalu, tapi tidak benar kalau Hasbi beserta keluarganya dinyatakan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, karena faktanya tidak demikian.

“Selain mengelola kebun untuk menghidupi istri dan anak-anaknya, Pak Hasbi itu terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Luwu. Dan belum lama ini, beliau juga mendapatkan bantuan dari Dinsos Luwu berupa atap seng, mie instan, dan sejumlah bantuan lainnya. Alhamdulillah pula, semua anaknya bersekolah sesuai jenjangnya, bahkan ada yang sudah tamat SMA. Jadi, sangat tidak benar kalau pemberitaan di media menyebutkan Pak Hasbi sekeluarga adalah warga miskin yang selama ini luput dari perhatian pemerintah daerah, karena kenyataannya tidak seperti itu”, tegas Enos.

Setelah mendengarkan penjelasan Kepala Desa Dampan terkait warta media yang membuatnya sontak “naik gunung”, Ahkam menyampaikan begitu pentingnya peran seorang kepala desa untuk selalu sigap dan peka dalam menyikapi setiap pemberitaan menyangkut warga dan peristiwa apapun yang terjadi di wilayahnya. Dengan demikian, sambung Ahkam, potensi distorsi informasi di ranah publik dapat diminimalisir, serta berita yang diwartakan oleh media menjadi berimbang, proporsional, objektif, dan konstruktif.

“Selaku Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu, saya berharap kepada bapak untuk mem-validasi ulang data warga di desa ini. Dan jika ditemukan masih ada warga yang kurang mampu dan layak mendapatkan bantuan dari pemerintah, agar segera dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten Luwu. Pula, laporkan kepada kami, insya Allah organisasi kami akan selalu siap mengulurkan tangan untuk membantu”, pesan Ahkam ke Kepala Desa Dampan.

Dalam kunjungan sosial tersebut, Ahkam menyerahkan bantuan berupa sejumlah bahan makanan pokok kepada Hasbi sekeluarga. Setelah itu, Ahkam beserta rombongan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu pamit dan kembali turun gunung. (rls/IWO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here