Kapolsek Menganti AKP Wavek Arifin dicopot dari jabatannya. Pencopotan ini diduga akibat kasus tewasnya tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti setelah pesta minuman keras (miras) oplosan pada malam peringatan HUT RI ke 73, Jumat (17/8/2018) lalu.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pergantian Kapolsek Menganti sudah ada surat telegram (TR). Tinggal menunggu sertijab secepatnya. “Pak Hasyim yang menggantikannya. Itu sesuai TR Polda Jatim yang sudah turun,” tegasnya, usai menyerahkan hewan kurban ke beberapa masjid di lapangan tembak Polres Gresik, Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Rabu (22/8/2018).

Setelah dicopot, AKP Wavek dimutasi menjadi Pama Polres Gresik Polda Jatim. Jabatan Kapolsek Menganti diisi oleh AKP Hasim Ashari yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagdalgar Bagren Polres Gresik.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menambahkan, untuk mencegah beredarnya miras di wilayah Gresik, semua jajaran polsek telah diminta untuk merazia tempat yang diduga sebagai sarang penjualan miras. Seperti, warung kopi dan tempat lainnya.

“Kemarin malam jajaran Polsek-polsek razia miras,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti tewas akibat pesta miras oplosan.

Para korban adalah Riko Yakub (23), Andik Kristanto (25) dan M Fendi Pradana (19). Mereka tewas pada Minggu (20/8/2018).

Selain itu, sedikitnya ada 30 pemuda desa setempat juga diperiksakan kesehatannya di RSUD Dr Soetomo Surabaya akibat ikut minum-minuman keras tapi hanya sedikit. Saat ini mereka sebagian banyak sudah diperbolehkan pulang.

Sebelumnya, Kapolsek Menganti AKP Wavek mengatakan telah siap menerima putusan atasan atas musibah adanya tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti tewas akibat pesta miras.

“Apapun perintah dan tugas pimpinan akan saya laksanakan. Sebab, selama ini saya sudah maksimal menginginkan masyarakat agar meninggalkan narkoba dan miras,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here