Halodunia.net – Polres Gresik, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S Bintoro., SH., SIK.,M.si didampingi Kapolsek Menganti AKP. Wavek Arifin., SH dan Danramil Menganti Kapten Arh. Muhammad Qomar hadiri acara Ngaji Bareng dan Sunatan Massal serta Santunan Anak Yatim di Pondok Mburi Wong Bodoh Ds. Sidowungu Kec. Menganti, Minggu (5/8/2018) Pukul : 21.00 WIB.

Hadir Juga dalam acara tesebut , Camat Menganti Bapak Sujiarto, Bapak Handoko (Kepala Desa Menganti), Bapak Cusnan Ali (Ketua Mui), Gus Muhammad Sukoiri (Pendiri Pondok Mburi Wong Bodoh), KH. Khusein Ilyas (Penceramah dari Pacet dengan Gus Gendeng dan Toga dan Tomas, serta Muspika Kec. Menganti.

Acara dilanjutkan pemberian santunan kepada Anak Yatim Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S. Bintoro., SH., SIK.,M.si didampingi Kapolsek Menganti AKP. Wavek Arifin., SH Danramil Menganti Kapten. Arh. Muhammad Qomar serta Muspika diatas Panggung pengajian.

Dalam Sambutannya Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S Bintoro., SH., SIK.,M.si mengatakan kebijakan Polres Gresik dalam mendukung program Kapolda Semangat PATUH dan Bapak Kapolri PROMOTER, karena ada di bumi wali dan santri maka Polres Gresik mempunyai jargon Gresik Polisi Santri.

Lanjut Kapolres, Kami berupaya semaksimal mungkin dalam melayani masyarakat. karna melayani masyarakat harus dengan hati, tulus, ikhlas dan simpatik.

“Kami juga sangat bangga kepada Kapolsek menganti yg sudah berhasil menangkap pencabulan dibawah Umur 14 Tahun, dan Respon cepat Anggota Kami ini termasuk salah satu sifat dari tanggap kami kepada masyarakat Gresik,” ucap Kapolres.

“Terimakasih setinggi-tingginya kepada Danramil Menganti yang mana masih tetap bersinergi dengan kepolisian,” imbuh Kapolres.

“Kemarin Polres Gresik bersama Danramil Menganti laksanakan kegiatan Jum’at Peduli yang mana kegiatan ini kami laksanakan setiap hari Jum’at dengan menyambangi Fakir Miskin, kaum Duafa, serta Anak Yatim Piatu. dan ini adalah sebagian dari amanah yang harus dilaksanakan,” kata Kapolres.

“Polres Gresik minta dukungan kepada masyarakat untuk membasmi kejahatan yang terjadi diGresik dan ini bagian dari kemajuan sebuah peradaban manusia, kejahatan adalah bayang bayang peradaban,” ucap Kapolres.

Semakin berkembang dan maju kotanya akan dibayangi oleh berkembangnya kejahatan modus baru. Saat ini teknologi yang semakin canggih, jaringan sosialnya banyak akan dimanafaatkan oleh pelaku kejahatan utk menyebar berita berita hoax, ujaran kebencian, isu SARA serta kejahatan lain yang harus di waspadai bersama,” tegas Kapolres.

“Kejahatan konvensional baik jambret, curanmor sudah mulai marak. kemarin kami sudah ungkap diwilayah Driyorejo, Gresik kota. dan tetunya kami berharap keamanan bukan hanya tugas dari Kepolisian melainkan tapi kita semua,” ucap Kapolres.

Kapolres menghimbau, sinergi dengan unsur 3 pilar dan bahkan sampai tingkat RT. dengan adanya kejadian aksi Bom bunuh diri diSurabaya, Taman Sidoarjo, dan terakhir ada ledakan diPasuruan. Kami harap Ketua RT bisa mengaktifkan kembali Tamu Wajib Lapor 1×24 Jam.

“Bapak kepala desa juga berperan aktif, Bhabibkamtibmas, Babinsa agar selalu membantu dalam mencari atau mencegah orang yang mencurigakan. serta pengecekan dan pengawasan jaringan terror maupun faham-faham Radikalisme. ini tidak akan kami kasih ampun. dan ini tidak akan maksimal tanpa kerjasama dengan Muspika, Muspida, terutama pengawasan dari para ketua2 RT,” tegas Kapolres.

Acara dilanjutkan Sambutan dari Gus Muhammad Sukoiri (Pendiri Pondok Mburi Wong Bodoh) serta pemberian kejutan dikarenakan bersamaan ulangtahun.

Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S. Bintoro., SH., SIK.,M.si dengan Tamu undangan lainnya melaksanakan Ramah tamah sambil mengikuti pengajian KH Khusnan Ali dan Ki Gendeng dari Kediri.(hy/wahyu sb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here