Gelar Jagongan Kamtibmas, Kapolsek Arjasa Beri Motivasi Kelompok Tani Di Tengah Pandemi

0
3

Tribratanews Polres Jember : Sebagai bagian upaya dari mengawal pemulihan ekonomi setelah dihantam badai pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), Kapolsek Arjasa Iptu. Adam,SH mendorong sekaligus memotivasi para petani di Kecamatan Arjasa tetap bertahan dan harus terus meningkatkan produktivitas agar kebutuhan pasokan pangan tetap terjaga.

Hal itu dikatakannya saat melakukan ” Jagongan Kamtibmas ” di Lokasi Kebun Jeruk milik Ketua HKTI Jember di Dusun Sumberjati Desa Candijati Kecamatan Arjasa. Pihaknya meminta kelompok petani menguatkan kelembagaan sehingga petani bisa lebih sigap menghadapi dampak wabah dan guncangan pasar, serta senantiasa berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keamanan dan ketertiban masyarakat.

“ Menghadapi tantangan global saat dilanda pandemi Covid 19, penting bagi para petani lokal meningkatkan kemandirian dan produktivitas komoditi pangan yang berkualitas, terangnya”.

Lebih lanjut Kapolsek mengungkapkan pihaknya juga mendorong para petani beralih pada pengembangan pertanian melalui platform digital seperti memasarkan hasil pertanian secara online.

“Di era modern saat ini digitalisasi pemasaran komoditas pertanian dirasa lebih efisien dan lebih memperluas jangkauan pasar, aktivitas ladang dan kebun tetap berjalan dan petani harus lebih cerdas mensiasati pemasaran sekaligus juga mengantisipasi segala bentuk ancaman tindakan kejahatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan para petani dalam menjalakan setiap usahanya tersebut, tambahnya”.

Sementara itu Ketua HKTI Jember Jumantoro mengatakan pihaknya akan selalu berkoodinasi dan menjaga kemitraan dengan Kepolisian Sektor Arjasa dalam upayanya mendorong pemulihan ekonomi di sektor pertanian di tengah Pandemi Covid 19.

“ Untuk saat ini aktifitas petani baik disawah maupun di kebun masih berjalan lancar dan situasi masih sangat kondusif, namun demikian permasalahan petani yang terjadi pada umumnya diwilayah Jember mengalami kekurangan Pupuk jenis Urea dikarenakan stok pupuk subsidi dari pemerintah sangat terbatas dan stoknya sudah habis sedangkan pupuk Non subsidi harganya sangat mahal,ungkapnya”. ( Humas Arjasa )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here